PENGERTIAN GAME
Definisi Game dan jenis-jenis game
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan istilah game, bahkan semua
kalangan dari anak kecil sampai orang tua pasti mengenal istilah ini. Saat ini
sudah banyak bermacam-macam game yang sudah beredar luas di luar sana. Tapi,
apa sih pengertian game sebenarnya? Dan apa saja jenis-jenisnya? Berikut akan
dijelaskan apa sih pengertian game dan jenis-jenisnya.
Berikut
ini adalah pengertian dan definisi game:
# JOHN C
BECK & MITCHELL WADE
Game
adalah penarik perhatian yang telah terbukti
Game
adalah lingkungan pelatihan yang baik bagi dunia nyata dalam organisasi yang
menuntut pemecahan masalah secara kolaborasi
# IVAN C.
SIBERO
Game
merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan dan dinikmati para pengguna
media elektronik saat ini.
# FAUZI A
Game
merupakan suatu bentuk hiburan yang seringkali dijadikan sebagai penyegar
pikiran dari rasa penat yang disebabkan oleh aktivitas dan rutinitas kita
# SAMUEL
HENRY
Game
merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian anak, sedangkan sebagian orang
tua menuding game sebagai penyebab nilai anak turun, anak tak mampu
bersosialisasi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan anak
# ANDIK
SUSILO
Game
adalah salah satu candu yang susah dihilangkan, bahkan ada yang
mengatakan bahwa candu game online setara dengan narkoba
# JOHN
NAISBITT
Game
merupakan sistem partisipatoris dinamis karena game memiliki tingkat
penceritaan yang tidak dimiliki film
# ALBERT
EINSTEIN
Game
adalah bentuk investigasi paling tinggi
# WIJAYA
ARIYANA & DENI ARIFIANTO
Game
merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi masalah besar bagi pengguna
komputer, karena untuk dapat memainkan game dengan nyaman, semua komponen
komputernya harus memiliki kualitas yang baik, terutama VGA card-nya
Game
berasal dari bahasa inggris yang berarti permainan . Dalam setiap game terdapat
peraturan yang berbeda - beda untuk memulai permainannya sehingga membuat jenis
game semakin bervariasi . Karena salah satu fungsi game sebagai penghilang
stress atau rasa jenuh maka hampir setiap orang senang bermain game baik anak
kecil , remaja maupun dewasa , mungkin hanya berbeda dari jenis game yang dimainkannya
saja .
Game
sendiri mempunyai dampak positif dan negatif pada kehidupan yang memainkannya .
Contoh dampak positif , misalnya : sebagai penghilang stres karena lelah
bekerja seharian , mungkin bermain game tepat untuk menghilangkan penat tersebut
. Lalu bagi anak - anak sebagai media untuk menambah kecerdasan otak dan daya
tanggap , dan masih banyak lagi dampak positif yang lainnya . Contoh dampak
negatif, misalnya : karena terlalu sering bermain game lupa untuk melakukan
pekerjaan yang lainnya , sehingga membuat pekerjaan lain menjadi tertunda .
Lalu jika bermain game di komputer terlalu lama akan merusak mata , dan lain
sebagainya .
Jenis - jenis game
Jenis game mungkin sangat banyak dan bervariasi , dari media untuk
memainkannya yang berbeda , cara bermain , jumlah pemain , tapi disini yang
akan saya jelaskan adalah jenis game berdasarkan tipe game yang biasanya
dimainkan di handphone dan
komputer .
1.
Action games, biasanya meliputi tantangan fisik, teka-teki (puzzle),
balapan, dan beberapa konflik lainnya. Dapat juga meliputi masalah
ekonomi sederhana, seperti mengumpulkan benda-benda.
2.
Real Time Strategy (RTS) adalah game yang melibatkan masalah strategi, taktik,
dan logika. Contoh game jenis ini adalah Age of Empire, War Craft,
dan sebagainya.
3.
Role Playing Games (RPG), kebanyakan game jenis ini melibatkan masalah
taktik, logika, dan eksplorasi atau penjelajahan. Dan juga kadang meliputi
teka-teki dan masalah ekonomi karena pada game ini biasanya
melibatkan pengumpulan barang-barang rampasan dan menjualnya untuk mendapatkan
senjata yang lebih baik. Contoh dari game ini adalah Final Fantasy, Ragnarok,
Lord of The Rings, dan sebagainya.
4.
Real World Simulation, meliputi permainan olahraga dan simulasi masalah kendaraan
termasuk kendaraan militer. Games ini kebanyakan melibatkan masalah fisik dan
taktik, tetapi tidak masalah eksplorasi, ekonomi dan konseptual. Contohnya
seperti adalah game Championship Manager.
5.
Construction and Management, seperti game Roller Coster Tycoon dan
The Sims. Pada dasarnya adalah masalah ekonomi dan konseptual. Game ini jarang
yang melibatkan konflik dan eksplorasi, dan hampir tidak pernah meliputi
tantangan fisik.
6.
Adventure games, mengutamakan masalah eksplorasi dan pemecahan teka-teki. Namun
terkadang meliputi masalah konseptual, dan tantangan fisik namun sangat jarang.
7.
Puzzle games, ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Hampir
semua semua tantangan disini menyangkut masalah logika yang biasanya
dibatasi oleh waktu.
8.
Slide scrolling games, pada jenis game ini karakter dapat bergerak
ke samping diikuti dengan gerakan background. Contoh game tipe seperti ini
adalah Super Mario, Metal Slug, dan sebagainya.
Kesimpulan dari semua definisi di atas bahwa GAME
merupakan suatu alat yang sangat berpengaruh bagi kehidupan dan perkembangan
tekhnologi yang ada. Game merupakan sebagian yan gtidak terpisahkan bagi
kehiidupan seorang anak khususnya, merupakan hal yang dapat menyebabkan
kecanduan kepada orang yang memainkannya, serta dapat menjadi alat refhreshfing
penghilang penat dari segala rutinitas keseharian yang telah kita lalui.
·
SEJARAH GAME
Lalu dari segi perkembangan GAME tersebut, dapat
dilihat dari perkembangan-perkembangan game dan sejarah dari game tersebut.
Video game berawal dari pengembangan tabung sinar
katoda yang terdapat dalam sistem peluru pertahanan pada akhir Perang Dunia II.
Program-program ini kemudian diadaptasi ke dalam bentuk permainan
sederhana.
Pada 1947 Thomas Toliver Goldsmith Jr dan Estle Ray
Mann menciptakan permainan simulator rudal Cathode Ray Tube Device
Amusement. Permainan ini terinspirasi dari kecanggihan radar Perang Dunia
II. Inilah game elektronik pertama yang tercatat dalam sejarah.Meski
memiliki unsur permainan, game ini tak popular. Penggunaannya terbatas untuk
kepentingan simulasi latihan militer. Tampilannya juga masih sederhana; belum
berwarna dan hanya mengeluarkan suara “tat-tit-tut”. Baru pada 1970-an
game elektronik bias dinikmati di rumah-rumah. Ralph Baer, seorang Jerman
berdarah Yahudi, mendesain video game rumahan pertama dengan prototipe bernama
Brown Box. Baer menjual idenya ke perusahaan Magnafox. Prototipe Baer kemudian
dirilis ke pasar dengan nama Magnafox Odyssey. Produk ini berisi 16 game built-in yang
dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Ralph Baer
kemudian tercatat sebagai “bapak game dunia”.Popularitas video game kian
menanjak ketika pengusaha Nolan Bushnell mendesain mesin game koin (arcade)
pertama di dunia bernamacomputer space –di Indonesia popular
dengan sebutan Ding-Dong. Bushnell kemudian membuat game simulasi ping-pong
yang diberi nama Pong. Game ini laku keras di pasaran. Hampir setiap keluarga
di Amerika bermimpi bias membeli game ini. Di berbagai taman hiburan dan kafe,
Pong bahkan harus dibongkar setiap 24 jam sekali untuk mengeluarkan koin yang
berjejalan. “Selama puluhan tahun, orang Amerika lebih banyak menghabiskan
uangnya untuk sistem home video game dan di tempat-tempat
permainan Ding-Dong daripada untuk menonton film atau musik –jumlah totalnya
mencapai lebih dari sebelas milyar dolar,” tulis Roger Fidler dalam Mediamorfosis
Belum puas dengan Pong, Bushnell meluncurkan Atari
2600, video game pertama yang berbasis konsol, lalu Atari 7800 yang
disebut-sebut sebagai pelopor penggunaan joystick.
Tapi semua kejayaan itu tak bertahan lama. Pasar
jemu. Angka penjualan merosot. Sebagian perusahaan video game Amerika beralih
ke bisnis komputer lain atau bangkrut. Sebagian besar kaum eksekutif dan analis
industri melihat hal ini sebagai pertanda bahwa video game hanyalah sebuah
keisengan.Pada saat itulah muncul pendatang baru dari Jepang, Nintendo, yang menggebrak
pasar video game dunia dengan merilis Famicom. Konsol ini menampilkan gambar
dan animasi resolusi tinggi untuk kali pertama. Setelah mendapat sambutan
hangat di Jepang, Famicom melakukan ekspansi pasar ke Amerika. “Pada 1989,
Nintendo mengendalikan 80 persen pasar video game Amerika. Bahkan pada 1990-an,
satu dari setiap lima rumah tangga di Amerika memiliki perangkat permainan
Nintendo,” tulis Fidler.Pada tahun-tahun berikutnya, Nintendo berhasil
menikmati posisi istimewa di pasar video game. Pesaing-pesaingnya tak mampu
membendungnya. Sega sempat member perlawanan sengit melalui Sonic The Hedhog.
Sayang, perusahaan ini lebih sering kalah cepat dalam pengembangan game
ketimbang Nintendo. Penantang serius Nintendo muncul pada 1994. Sony, perusahaan
elektronik terkemuka, merilis Sony Playstation (PSX), konsol berbasis CD. PSX
terjual hingga ratusan juta unit. Sony bahkan kian merajalela melalui
PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo, Sega, dan Microsoft, yang
mengeluarkan produk tergres mereka, belum mampu mengalahkannya.Tapi perang
belum berakhir. November 2005 Microsoft datang dengan Xbox 360, konsol generasi
terkini yang memanfaatkan media HD-DVD. Dengan segudang fitur istimewa, Xbox
360 menarik banyak penggemar game. Tak mau kalah, Nintendo meluncurkan
terobosannya, Nintendo Wii. Dengan inovasi pada stik kontrol mereka yang “motion
sensitive”, Nintendo kembali mengambil-alih pasar video game. Sony,
sekalipun mengeluarkan Playstation 3, sudah terlambat.
Tinggallah kini persaingan antara Microsoft dan
Nintendo. Tapi pesaing-pesaing baru akan bermunculan. Salah satunya Apple,
sebuah perusahaan notebook terkemuka yang sukses dengan iPhone dan iPod. Ada
rumor mereka berencana terjun ke industry konsol video game. Pihak Nintendo
sudah mewaspadai Apple sebagai musuh masa depan mereka.
·
GAME
ONLINE
Membicarakan sebuah game tentu tak lebih seru tanpa
mebicarakan perkembangan dari game online yang ada sekarang ini. Untuk pertama
saya akan menjelaskan apa arti serta pengertian dari game online tersebut.
PENGERTIAN DARI GAME ONLINE
Game Online atau sering disebut
Online Games adalah sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu
jaringan (baik LAN maupun Internet).
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GAME
ONLINE
Perkembangan game online sendiri
tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan computer itu
sendiri. Meledaknya game online sendiri merupakan cerminan dari pesatnya
jaringan computer yang dahulunya berskala kecil (small local network) sampai
menjadi internet dan terus berkembang sampai sekarang. Games Online saat ini
tidaklah sama seperti ketika games online diperkenalkan untuk pertama kalinya.
Pada saat muncul pertama kalinya tahun 1960, computer hanya bisa dipakai untuk
2 orang saja untuk bermain game. Lalu muncullah computer dengan kemampuan time-sharing sehingga
pemain yang bisa memainkan game tersebut bisa lebih banyak dan tidak harus
berada di suatu ruangan yang sama (Multiplayer Games).
Lalu pada tahun 1970 ketika
muncul jaringan computer berbasis paket (packet based computer networking),
jaringan computer tidak hanya sebatas LAN saja tetapi sudah mencakup WAN dan
menjadi Internet. Game online pertama kali muncul kebanyakan adalah game-game
simulasi perang ataupun pesawat yang dipakai untuk kepentingan militer yang
akhirnya dilepas lalu dikomersialkan, game-game ini kemudian menginspirasi
game-game yang lain muncul dan berkembang. Pada tahun 2001 adalah puncak dari
demam dotcom, sehingga penyebaran informasi mengenai game online semakin cepat
PERKEMBANGAN GAMES ONLINE DI
INDONESIA
Menurut Ligagame
Indonesia(ligagames.com), game online muncul di Indonesia pada tahun 2001,
dimulai dengan masuknya Nexia Online. Game online yang beredar di Indonesia
sendiri cukup beragam, mulai dari yang bergenre action, sport, maupun
RPG(role-playing game). Tercatat lebih dari 20 judul game online yang beredar
di Indonesia. Ini menandakan betapa besarnya antuiasme para gamer di Indonesia
dan juga besarnya pangsa pasar games di Indonesia.
DAMPAK
BAIK DAN BURUK GAME
Segala sesuatu pasti memiliki
dampak yang positif ataupun yan gnegatif bagi seseorang yang masuk ke dalamnya.
Maka dari itu, saya akan membahas sedikit tentan gdampak baik dan buruknya dari
permaian game itu sendiri.
Dari postingan diatas tentu kita
dapa melihat dampak baik dan buruk dari game itu sendiri. Dampak baik atau
positi yang dimiliki oleh game bahwa game yang bersifat permainan dan hisburan
tentu dapat merefhreshing sejenak otak dan pikiran para penggunanya untuk
sejenak dari segala hal dan berbagai macam pikiran yang menjejali otknya
sehingga para pengguna atau pemain game dapat merasa rileks serta senang ketika
memainkan permainan tersebut.
Unutk melihat dampak negative atu
efek buruk yang ditimbulkan oleh game bahwa game dapat menyebabkan seseorang
kecanduhan jika memainkannya terus menerus. Dan siapa yang tidak dapat
mengendalikan pikirannya untuk tidak teru sbermain dengan game tersebut maka
oaran gyan gtelah kecanduan akan tidak dapat berfikir tentang hal yang baik dan
lebih penting daripada hanya bermain permaianan game sepanjang harinya.
Demikian postingan singkat saya
untuk topic game ini, smoga sedikit ilmu yang saya berikan dapat membuat
perubahan besar bagi anda yang membacanya.
BERDASARKAN JENIS “PLATFORM” ATAU
ALAT YANG DI GUNAKAN :
1.Arcade games, yaitu yang sering disebut ding-dong di
Indonesia, biasanya berada di daerah / tempat khusus dan memiliki box atau
mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games tertentu dan tidak
jarang bahkan memiliki fitur yang dapat membuat pemainnya lebih merasa “masuk”
dan “menikmati”, seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan, sensor injakkan
dan stir mobil (beserta transmisinya tentunya).
2.PC Games , yaitu video game yang dimainkan menggunakan
Personal Computers..
3.Console games, yaitu video games yang dimainkan
menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360,
dan Nintendo Wii..
4. Handheld games, yaitu yang dimainkan di console khusus video
game yang dapat dibawa kemana-mana, contoh Nintendo DS dan Sony PSP..
5.Mobile games, yaitu yang dapat dimainkan atau khusus untuk
mobile phone atau PDA..
BERDASARKAN “GENRE” PERMAINANNYA :
1.
Aksi – Shooting, (tembak-tembakan , atau
hajar-hajaran bisa juga tusuk-tusukan, tergantung cerita dan tokoh di
dalamnya), video game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi
mata-tangan, juga timing, inti dari game jenis ini adalah tembak, tembak dan
tembak. Termasuk didalam-nya :
a.
First person shooting (FPS) seperti Counter Strike dan Call of Duty
b.
Drive n’ shoot, menggunakan unsur simulasi kendaraan tetapi tetap
dengan tujuan utama menembak dan menghancurkan lawan, contoh : Spy Hunter, Rock
and Roll Racing, Road Rash.
c.
Shoot em’ up, seperti Raiden, 1942, dan gradius.
d.
Beat ‘em up (tonjok hajar) seperti Double Dragon dan Final
Fight, lalu
hack and slash (tusuk tebas) seperti Shinobi dan
Legend of Kage.
e.
Light gun shooting, yang menggunakan alat yang umumnya berbentuk
seperti senjata, seperti Virtua Cop dan Time Crisis.
2.
Fighting ( pertarungan ) Ada yang
mengelompokan video game fighting di bagian Aksi, namun penulis berpendapat
berbeda, jenis ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi
mata-tangan, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan jurus (hafal caranya
dan lancar mengeksekusinya), pengenalan karakter dan timing sangatlah penting,
o iya,
combo-pun menjadi esensial untuk mengalahkan lawan secepat
mungkin. Dan berbeda seperti game Aksi pada umumnya yang umumnya hanya melawan
Artificial Intellegence atau istilah umumnya
melawan komputer saja,
pemain jenis
fighting game ini baru teruji kemampuan sesungguhnya
dengan melawan pemain lainnya. Seri Street Fighter, Tekken, Mortal Kombat, Soul
Calibur dan King of Fighter adalah contohnya.
3.
Aksi – Petualangan. Memasuki gua bawah
tanah, melompati bebatuan di antara lahar, bergelayutan dari pohon satu ke
pohon lain, bergulat dengan ular sambil mencari kunci untuk membuka pintu kuil
legendaris, atau sekedar mencari telepon umum untuk mendapatkan misi
berikutnya, itulah beberapa dari banyak hal yang karakter pemain harus lakukan
dan lalui dalam video game jenis ini. Menurut penulis, game jenis ini sudah
berkembang jauh hingga menjadi genre campuran
action beat-em up juga,
dan sekarang, di tahun 2000 an, jenis ini cenderung untuk memiliki visual 3D
dan sudut pandang orang ke-tiga. Tomb Rider, Grand Theft Auto dan Prince of
Persia termasuk didalamnya.
4.
Petualangan. Bedanya dengan jenis video
game aksi-petualangan, refleks dan kelihaian pemain dalam bergerak, berlari,
melompat hingga memecut atau menembak tidak diperlukan di sini. Video Game
murni petualangan lebih menekankan pada jalan cerita dan kemampuan berpikir
pemain dalam menganalisa tempat secara visual, memecahkan teka-teki maupun menyimpulkan
rangkaian peristiwa dan percakapan karakter hingga penggunaan benda-benda tepat
pada tempat yang tepat. Termasuk didalamnya:
a.
Petualangan dengan teks atau sistem tunjuk dan klik, contoh: Kings
Quest, Space Quest, Heroes Quest, Monkey Island, Sam and Max,
b.
Novel atau film interaktif, seperti game “
dating” yang
banyak beredar di jepang, Dragons Lair dan Night Trap.
5.
Simulasi, Konstruksi dan manajemen.
Video Game jenis ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin
dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor. Dari mencari
jodoh dan pekerjaan, membangun rumah, gedung hingga kota, mengatur pajak dan
dana kota hingga keputusan memecat atau menambah karyawan. Dunia kehidupan
rumah tangga sampai bisnis membangun konglomerasi, dari jualan limun pinggir
jalan hingga membangun laboratorium cloning. Video Game jenis ini membuat
pemain harus berpikir untuk mendirikan, membangun dan mengatasi masalah dengan
menggunakan dana yang terbatas. Contoh: Sim City, The Sims, Tamagotchi.
6.
Role Playing. Video game jenis ini sesuai dengan
terjemahannya, bermain peran, memiliki penekanan pada tokoh/peran perwakilan
pemain di dalam permainan, yang biasanya adalah tokoh utamanya, dimana seiring
kita memainkannya, karakter tersebut dapat berubah dan berkembang ke arah yang
diinginkan pemain ( biasanya menjadi semakin hebat, semakin kuat, semakin
berpengaruh, dll) dalam berbagai parameter yang biasanya ditentukan dengan
naiknya
level, baik dari status kepintaran, kecepatan dan
kekuatan karakter, senjata yang semakin sakti, ataupun jumlah teman maupun
mahluk peliharaan.Secara kebudayaan, pengembang game Jepang biasanya membuat
Role Playing Game (
RPG) ke arah cerita linear yang diarahkan
seolah karakter kita adalah tokoh dalam cerita itu, seperti Final Fantasy,
Dragon Quest dan Xenogears. Sedangkan pengembang game
RPG
Eropa, cenderung membuat karakter kita bebas memilih jalan cerita sendiri
secara non-linear, seperti Ultima, Never Winter Nights, baldurs gate, Elder
Scroll, dan Fallout.
7.
Strategi. Kebalikan dari video game jenis action yang
berjalan cepat dan perlu refleks secepat kilat, video game jenis strategi,
layaknya bermain catur, justru lebih memerlukan keahlian berpikir dan
memutuskan setiap gerakan secara hati-hati dan terencana. Video game strategi
biasanya memberikan pemain atas kendali tidak hanya satu orang tapi minimal
sekelompok orang dengan berbagai jenis tipe kemampuan, sampai kendaraan, bahkan
hingga pembangunan berbagai bangunan, pabrik dan pusal pelatihan tempur, tergantung
dari tema ceritanya. Pemain game strategi melihat dari sudut pandang lebih
meluas dan lebih kedepan dengan waktu permainan yang biasanya lebih lama dan
santai dibandingkan game action. Unsur-unsur permainannya biasanya berkisar
sekitar, prioritas pembangunan, peletakan pasukan, mencari dan memanfaatkan
sumberdaya (uang, besi, kayu,minyak,dll), hingga ke pembelian dan
peng-upgrade-an pasukan atau teknologi. Game jenis ini terbagi atas:
a.
Real time Strategy, game berjalan dalam waktu sebenarnya dan serentak
antara semua pihak dan pemain harus memutuskan setiap langkah yang diambil saat
itu juga berbarengan mungkin saat itu pihak lawan juga sedang mengeksekusi
strateginya. Contoh: Starcraft, Warcraft , dan Command and Conquer.
b.
Turn based Strategy , game yang berjalan secara bergiliran, saat
kita mengambil keputusan dan menggerakan pasukan, saat itu pihak lawan
menunggu, begitu pula sebaliknya, layaknya catur.
contoh: Front Mission, Super robot wars, Final Fantasy tactics, Heroes of might
and magic, Master of Orion.
Sebenarnya ada yang memilah lagi menjadi jenis tactical dan strategi, namun
penulis cenderung untuk menggabungkannya karena perbedaannya hanya ada di
masalah skala dan ke-kompleks-an dalam manajemen sumber daya-nya saja.
8.
Puzzle. Video game jenis ini sesuai namanya berintikan
mengenai pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola,
memecahkan perhitungan matematika, melewati labirin, sampai mendorong-dorong
kota masuk ke tempat yang seharusnya, itu semua termasuk dalam jenis ini.
Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam video game
petualangan maupun game edukasi. Tetris, Minesweeper, Bejeweled, Sokoban dan
Bomberman.
9.
Simulasi kendaraan. Video Game jenis ini memberikan
pengalaman atau interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan yang aslinya,
muskipun terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi
ada penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik menggunakan kendaraan
tersebut. Terbagi atas beberapa jenis:
a.
Perang. Video game simulasi kendaraan yang sempat tenar di
tahun 90-an ini mengajak pemain untuk menaiki kendaraan dan berperang melawan
kendaraan lainnya. Dan kebanyakan diantaranya memiliki judul sama dengan nama
kendaraannya. Contoh : Apache 64, Comanche, Abrams, YF-23, F-16 fighting eagle.
Tetapi game kehidupan bajak laut seperti ‘Pirates!’ pun dapat dikategorikan
disini.
b
.Balapan. Dari namanya sudah jelas, siapa sampai duluan di garis
finish dialah pemenangnya! Terkadang malah pemain dapat memilih kendaraan,
mendandani, upgrade mesin bahkan mengecatnya. Contoh: Top Gear, Test Drive,
Sega Rally Championship, Daytona, Grand Turismo, Need For Speed, Mario Cart,
ManXTT.
c.
Luar Angkasa. Walau masih dapat dikategorikan simulasi kendaraan
perang, tetapi segala unsur fiksi ilmiah dan banyaknya judul yang beredar
membuat subgenre ini pantas dikategorikan diluar simulasi kendaraan perang.
Jenis ini memungkinkan pemain untuk menjelajah luar angkasa, berperang dengan
mahluk alien, mendarat di planet antah berantah atau sekedar ingin merasakan
bagaimana menjadi kapten di film fiksi ilmiah kesayangan kamu. Contoh: Wing
Commander, Freelancer , Star Wars X-Wing, Star Wars Tie Fighter, dll.
d.
Mecha. Pendapat bahwa hampir tidak ada orang yang terekspos oleh
film robot jepang saat kecilnya tidak memimpikan ingin mengendalikan robot,
memang sulit dibantah. Dipopulerkan oleh serial Mechwarrior oleh Activision,
subgenre Simulasi Mecha ini memungkinkan pemainnya untuk mengendalikan robot
dan menggunakannya untuk menghancurkan gedung, helikopter dan tentu saja robot
lainnya. Contoh: Mechwarrior, Gundam Last war Chronicles, dan Armored Core.
10. Olahraga. Singkat padat jelas, bermain sport di PC atau
konsol anda. Biasanya permainannya diusahakan serealistik mungkin walau kadang
ada yang menambah unsur fiksi seperti NBA JAM. Contohnya pun jelas, Seri
Winning Eleven, seri NBA, seri FIFA, John Madden NFL, Lakers vs Celtics, Tony
hawk pro skater, dll.
KATEGORI-KATEGORI LAINNYA :
1. Multiplayer Online. Game yang lagi trend di Indonesia
bahkan dunia,menjadi salah satu titik balik mengapa dunia game dan internet di
Indonesia dapat berkembang. Dan karena dimainkan online dan dengan sistem
pembayaran menggunakan voucher, pembajakan sudah tidak menjadi masalah lagi.
Game yang dapat dimainkan secara bersamaan oleh lebih dari 2 orang (bahkan
dapat mencapai puluhan ribu orang dalam satu waktu) membuat pemain dapat
bermain bersama dalam satu dunia virtual dari sekedar chatting hingga membunuh
naga bersama teman yang entah bermain di mana. Umumnya permainan tipe ini
dimainkan di PC dan bertema RPG, walau ada juga yang bertema music atau action.
Contoh: Ragnarok online, O2jam, World of Warcraft, Ayo Dance, Lineage, Rose
online
2. Casual games. Sesuai namanya, game yang casual itu tidak
kompleks, mainnya rileks dan sangat mudah untuk dipelajari ( bahkan cenderung
langsung bisa dimainkan ). Jenis ini biasanya memerlukan spesifikasi komputer
yang standar pada jamannya dan ukurannya tidak lebih dari 100 MB karena
biasanya dapat di download versi demo-nya di website resminya. Genre
permainannya biasanya puzzle atau action sederhana dan umumnya dapat dimainkan
hanya menggunakan mouse ( biasanya game lain menggunakan banyak tombol
tergantung game-nya ). Contoh: Diner Dash, Sally Salon, Bejeweled, Zuma,
Feeding Frenzy, Insaniquarium.
3. Edugames. Video Game jenis ini dibuat dengan tujuan
spesifik sebagai alat pendidikan, entah untuk belajr mengenal warna untuk
balita, mengenal huruf dan angka, matematika, sampai belajar bahasa asing.
Developer yang membuatnya, harus memperhitungkan berbagai hal agar game ini
benar-benar dapat mendidik, menambah pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan
yang memainkannya. Target segmentasi pemain harus pula disesuaikan dengan
tingkat kesulitan dan design visual ataupun animasinya. Contoh edugames : Bobi
Bola, Dora the explorer, Petualangan Billy dan Tracy.
4. Advergames. Sering mengunjungi website merek-merek
kesayangan anda? Permen coklat M&M, Coca-cola, Nike, A-Mild, atau Rexona?
Anda pasti menemukan game-game yang dapat dimainkan lalu dapat anda beritahukan
/ mengundang langsung ke teman-teman anda. jenis game yang biasanya mudah
dimainkan ini mengusung dan menampilkan produk atau brand mereka baik secara
gamblang maupun tersembunyi. Di era tumbuhnya media-media baru berteknologi
tinggi sekarang ini, dunia periklanan memang sudah tidak lagi terbatas pada TV,
koran, majalah, billboard dan radio, video game sekarang telah menjadi sarana
beriklan atau membangun
brand-awareness yang efektif. Baik melalui
internet maupun di mainkan di event-event mereka, edugames terasa semakin
dibutuhkan untuk menjaring calon konsumen bagi produk yang menggunakan
advergames ini. Contoh produk di indonesia yang membuat advergames: A-Mild,
Rexona teens, Axe
Referensi:
http://erristhya2.blogspot.com/2011/04/jenis-jenis-game.html